Monday, October 02, 2006

Sopir Angkot Minta Pengurangan Setoran

Jawa Pos- Radar Malang, Sabtu 28 September 2006

MALANG - Para sopir angkutan kota (angkot) mulai gelisah menghadapi datangnya Hari Raya Idul Fitri. Itu karena mereka membutuhkan tambahan penghasilan, sementara jumlah penumpang angkot tetap sepi. Para sopir pun akhirnya banyak yang mengajukan pengurangan setoran pada pemilik angkot. Dari biasanya rata-rata Rp 80.000 per harinya menjadi sekitar Rp 70.000-Rp 50.000.

"Pusing sekarang para sopir angkot. Banyak yang minta setoran dikurangi. Katanya untuk menabung Lebaran. Juragan sebenarnya juga mikir-mikir kalau setoran minta dikurangi," kata Negro, salah seorang pengurus paguyuban jalur AL (Arjosari-Landungsari), kemarin.

Diterangkannya, jumlah penumpang angkot sejak kenaikan BBM setahun lalu tak kunjung membaik. Makin hari makin sepi. Dengan ongkos angkot Rp 2.000 sekali jalan, masyarakat menganggapnya kurang hemat. Oleh karena itu, banyak masyarakat yang beralih menggunakan sepeda motor. "Pertambahan sepeda motor tak bisa dibendung. Makanya angkot tambah sepi tambah sepi," jelasnya.

Rekan-rekannya sesama sopir sangat kesulitan mencari penumpang. Kadang dalam sehari, mereka hanya mendapat uang Rp 30 ribu saja. Kondisi itu diperparah dengan berkurangnya hari efektif sekolah. Padahal, siswa sekolah menjadi salah satu langganan angkot. Dengan berkurangnya hari efektif sekolah, maka penghasilan ikut berkurang. "Ya memang kondisinya begitu. Sopir minta keringanan," kata pria berambut cepak tersebut.

Sementara, Jamaludin, salah seorang sopir jalur AG (Arjosari-Gadang) yang ditemui di Kayu Tangan mengakui bahwa kondisi penumpang masih juga sepi. Kenaikan BBM, jumlah sepeda motor yang makin membludak, dan jarangnya orang keluar rumah di awal bulan puasa menjadi penyebabnya.

Soal pengurangan setoran, dia menilai kalau memang boleh meminta keringanan setoran menjelang Lebaran, dia akan memintanya. Namun dia pesimis pemilik angkot bakal mengabulkan permintaannya. "Untuk Lebaran memang butuh uang Mas. Tetapi apa boleh minta potongan setoran. Kalau dapat potongan mulai awal bulan ini, jelas lumayan," harapnya. (yos)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home