Friday, September 22, 2006

Aremania Kecewa, Menpora Batal Serahkan Penghargaan

Jawa Pos, Jumat 22 September 2006

MALANG - Rencana Menpora Adhyaksa Dault memberi penghargaan suporter teladan kepada Aremania batal. Trofi ternyata hanya diberikan Wali Kota Peni Suparto kepada perwakilan Aremania Yuli Sumpil. Itu pun bukan dalam momentum resmi. Trofi diserahkan di panggung luar GOR. Pada saat penyerahan trofi, posisi menpora di dalam GOR karena masih ada acara ramah tamah sekaligus makan siang.

Itulah yang memantik kekecewaan mendalam dari Aremania. Bahkan, Yuli Sumpil yang menerima penghargaan tidak menunjukkan raut muka kegembiraan. Sebaliknya, ia terlihat cukup kecewa. "Terus terang saja semua Aremania kecewa hari ini. Ini adalah kebohongan. Sebab, awalnya kami diberi tahu akan menerima penghargaan dari menpora oleh panitia peresmian GOR," kata Yuli usai turun dari panggung.

"Sebenarnya kami tidak butuh piala seperti ini, Karena semua tahu Aremania yang terbaik dan kreatif. Tapi karena kami diundang untuk menerima trofi dari menteri, maka kami datang. Kami merasa hanya dimanfaatkan saja," sambung Yuli dengan nada kecewa.

Aremania pantas kecewa. Sebab, sejak pagi, ratusan Aremania sudah melakukan konvoi dari Bandara Abdulrachman Saleh untuk menyambut kedatangan menteri asal Aceh itu. Motivasinya adalah menerima kehormatan dari menteri. Bahkan Aremania harus rela menunggu cukup lama di dalam GOR. Tapi setelah acara pembukaan GOR selesai, tidak ada pemberian penghargaan suporter teladan oleh menteri.

"Kami memang benar-benar kecewa. Kami sudah diakui di tingkat nasional, tapi kenapa bukan menteri yang memberikan penghargaan," kecam Slamet Syamsul Karim, Aremania Tongan. "Terus terang kami tidak enak sama Aremania yang lain. Karena kami sudah telanjur gembar-gembor akan menerima trofi dari menteri," imbuh dia.

Sementara pihak Pemkot Malang memberikan pembelaan jika batalnya menpora memberikan penghargaan hanya masalah teknis. Sesuai agenda memang sudah tersusun, namun karena waktu yang mepet sehingga menteri kurang berkenan. Jadwal menpora sendiri sangat padat karena setelah meresmikan langsung terbang ke Jakarta. "Saya rasa tadi hanya masalah waktu saja bukan ada maksud lain," kilah Ade Herawanto, salah satu panitia penyambutan Menpora. (abm)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home